Sebelum beli Udang Sulawesi ada beberapa yang perlu dipersiapkan. Berikut ilmu yang gw dapat dari Master Udang lewat chatting Whatsapp. Akan ada beberapa tambahan dari gw. Jadi ilmu ini kaya puzzle, perbagian-bagian akhirnya gw dapat secara utuh gambarannya.
Ada 2 jenis persiapan menurut gw. Include Lumut atau Exclude Lumut. Persiapan ini gw buat untuk Include ya. Memang butuh persiapan yang panjang dan agak tricky tapi akan lebih enak untuk seterusnya.
1. Scape udang yang lu mau
Tambahan:
Bisa batu, pasir tapi jangan ada tumbuhan ya. Karena tumbuhan makan unsur hara, nanti jadi berebutan sama alga. Karena di tahap awal kita mau tumbuhin alga dulu untuk makanan udang.
Dalam scape ini perlu diperhatikan rumah buat bakteri. Semakin banyak rumah buat bakteri, semakin banyak bakteri yang berkembang. Bakteri ini bakteri pengurai dari amonia menjadi nitrat ya. Kenapa kok harus pakai rumah bakteri ? apa media rumahnya ?
Kenapanya:
Kalau lu lihat di postingan gw sebelumnya, bahwa bakteri nitrosococcus ini akan mengubah amonia dari feses ikan atau sisa-sisa makanan yang membusuk menjadi unsur hara, nah unsur hara inilah makanan bagi alga. Kalau tidak ada bakteri ini, amonia tersebut akan membunuh udangnya. Jadi adanya simbiosis mutualisme antara udang penghasil amonia => bakteri pengubah amonia menjadi unsur hara => alga pemakan unsur hara dan akan menjadi makanan utama si udang. Dari udang untuk udang gitu hehehe.
Apa medianya:
Media bakteri seperi yang lu tahu: canister, biobal, ring bakteri,sponge, dll. Nah, ada hal menarik yang diberikan Master Udang, yaitu pakai Lava Rock (Rock yooow). Lava Rock ini batu lava gitu hehhe jadi bisa lu jadiin aquascape dan bisa jadi rumah bakteri (2 keuntungan sekaligus). Juga lava rock tidak mempengaruhi PH dan TDS dan murah meriah, 1 kg cuma Rp 10.000 juga bisa buat Crystal Clear air. Nice Banget !!!!!!.
2. Isi air, kasih lampu
Tambahan:
Airnya gw saranin yang tdsnya rendah ya. Seperti air RO, kangen water, dll. Kalau lu mau cek tds air isi ulang, coba aja cek. Tds untuk udang sulawesi 80-180. Dengan PH 8. Kalau gw beli pakai air Pristine. Baru beli 6 galon terus gw taruh di ember wkwkwk.
Lampu
Master Udang pakai Lampu 10 watt dengan kelvin 6.500. Gw cari tuh kenapa pakai 6500K, ternyata matahari pagi itu sekitar 3000K, untuk matahari siang 6500K. jadi 6500K seimbang dan terbaik buat tanaman. Kalau gw pakai yamano 3 watt dan 5 watt dengan 10.000K. Gw belum begitu dalam pelajari hal ini. Persepsi gw sekarang, kalau 6500K terbaik untuk tanaman walau banyak unsur yang tidak boleh di abaikan.
Ternyata lampu itu ada warna-warnanya. Jadi kalau lu liat warna putih dari lampu, itu bukan warna putih dari campuran warna-warna. Semakin kelvinya besar semakin putih warnanya, semakin sedikit semakin kuning. Oh ia, warna kuning dan hijau dipantulkan oleh tanaman ya. Jadi kalau mau jual tanaman, pakai aja yg warna hijau sama kuning aja, pasti bagus. Lampunya nyalain ya 24 jam.selama 2 Minggu agar alganya bisa fotosintesis.
3. Ambil air dari sponge atau canister, perasan filterasi
Tambahan:
Perasan filter ditaruh di aquarium baru. Saat tank sudah terisi air, kita perlu kasih bakteri. Nah, kalau lu ada aquarium yang udah lama berjalan, ambil aja sponge atau kapas penyaringnya. Terus lu peras ke aquarium baru. Bakteri difilter lama sudah matang dan hidup jadi semacam kaya bakteri starter gitu. Juga udah ada amonianya buat makanan bakteri. Simple kan ? Setelah itu, baru deh air gula atau lumut starter.
4. Biarin dulu sampai air jernih
Tambahan:
Lama kelamaan air akan keruh. Tapi tidak apa-apa karena nanti akan bening. Ingat Lava Rock, bakterinya akan tinggal disitu dan berkembang biak. Bakterinya akan ubah amoniak menjadi unsur hara. Alganya dimana ? alganya udah ada di tank lu tapi gk keliatan aja pake mata.
5. Tunggu sampai alga keluar
Tambahan:
Nah, dengan komposisi cahaya, bakteri, amonia dan starter alga, tinggal tunggu prosesnya dalam 2 Minggu lumut akan bertumbuh di kaca dan batu. Harap bersabar ...... Harap bersabar......
6. Water change 50% sesuain tds
Tambahan:
Saat alga sudah banyak, water change. Ati-ati, alganya jangan sampe disedot hahahha.
Di tahap ini juga test tds dan phnya ya. Kalau phnya belum 8,3 - 8,5 naikin lagi pakai karang jahe. Diukur juga tdsnya naik apa gk. Kalau Master Udang pakai pasir laut. Tapi tdsnya naik turun, jadi perlu sering-sering Water Change (WC) dan cek selama sebulan.
7. Masukin prodobio
Tambahan:
Kalau tds dan PH sudah benar, masukin prodobio. Prodobio ini mengandung bakteri hidup. Nah, karena tadi kita sudah ambil 50% airnya pasti bakterinya juga kesedot tuh. Perlu masukan prodobio juga agar banyak lagi bakterinya.
8. Diami 2 seminggu
Tambahan:
Bersabar ya, diemin aja 2 seminggu. Gk usah diliat-liatin nanti jadi lama hahhaha. Urusin tank yang lain aja.
9. Ready buat Udang Sulawesi.
10. Gampang toh, ngapain pusing-pusing
Berikut adalah chatting dari Master Udang dengan tambahan dari gw. Semoga berhasil. Sebenarnya itu gabung-gabungan dari percakapan gw, nanti kalau ada tambahan akan dibuat postingan baru ya agar tidak kepanjangan postnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Gw rebus kayu manis selama 15 menit dengan 2 kali rebusan. Setelah gw masukin ke tank terus ditinggal mudik 2 minggu, ternyata airnya jadi c...
-
Wokay, Setelah bergelut dengan beberapa experiment dan mempraktekan ide dari beberapa teman-teman shrimpers dalam membuat lumut, akhirnya ...
-
Setelah 2 Minggu menunggu, ternyata lumut tidak kunjung muncul. Gula, Perasan dari double sponge tank lama dengan disinari menggunakan lamp...
No comments:
Post a Comment